
MONIXA: AI Agent Pertama yang Jaga Kedisiplinan Digital OPD Palangka Raya
PALANGKA RAYA - Bayangkan lebih dari 60% website pemerintah daerah jarang diperbarui, dan cara mengeceknya masih manual satu per satu. Itulah masalah yang dihadapi Diskominfo-SP Kota Palangka Raya sebelum lahirnya MONIXA (Monitoring, Nexus & AI) — sistem cerdas yang kini menjadi "pengawas digital" bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
MONIXA menggabungkan dua dashboard dan satu chatbot WhatsApp dalam satu ekosistem. Dashboard pertama memantau keaktifan website OPD — mana yang rajin update, mana yang mangkrak — lengkap dengan grafik tren dan rekomendasi tindakan dari AI. Dashboard kedua mengawasi kepatuhan OPD dalam menginput data realtime/berkala, sekaligus meranking siapa yang paling aktif dan siapa yang tertinggal.
Yang membuat MONIXA istimewa adalah chatbot WhatsApp otomatisnya. Setiap pagi, siang, dan sore, sistem mengirim ringkasan langsung ke grup admin: daftar website yang tidak aktif, rekap OPD yang belum menginput data, lengkap dengan tautan dan saran aksi. Tidak ada lagi proses cek manual yang memakan waktu — semua berjalan lewat API, crawler, dan penjadwalan otomatis (cron job).
Di balik layar, MONIXA ditopang teknologi Python dan OpenAI API untuk mendeteksi anomali serta memberi rekomendasi, backend berbasis WordPress, tampilan Tailwind dan JavaScript, serta gateway Wablas untuk notifikasi WhatsApp. Sistem ini juga terhubung langsung dengan Dashboard Wali Kota, menjadikannya bagian dari ekosistem data terpadu kota.
Sejak diterapkan, tingkat keaktifan website dan kepatuhan input data OPD meningkat signifikan. Diskominfo-SP kini punya alat evaluasi kinerja digital yang objektif dan transparan, sementara masyarakat mendapat manfaat dari informasi publik yang lebih terkini.
Diklaim sebagai bentuk awal AI Agent di lingkungan pemerintah daerah, MONIXA menjadi bukti bahwa transformasi digital tak melulu soal aplikasi baru — tapi soal membangun sistem yang benar-benar bisa memantau, menilai, dan mendorong perubahan perilaku secara mandiri.
Sumber: DInas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Palangka Raya